Chat With Us!

LiveZilla Live Chat Software Jam Operational (Senin-Jumat)
08:00 - 17:00
Istirahat jam 12:00 - 13:00
Sabtu, Minggu & Hari libur nasional; Libur

Beli 4ltr Shell Astra 10W30/HX8/Ultra Gratis LEGO

Banner

Toko Aki Online

Banner

Battery Home Delivery (BHD)

Banner

Login Form



Advertisement

Banner

Statistics





Home
Satu Aki Bekas Anda Sangat Berperan Untuk Menjaga Bumi Tetap Hijau!

Ada banyak cara menjaga bumi tetap hijau. Di Shop&Drive, Anda bisa trade-in aki bekas sekaligus menjaga lingkungan. Tukarkan aki bekas Anda dan dapatkan kompensasi menarik untuk setiap pembelian aki baru.

Untuk seterusnya, aki bekas yang Anda tukarkan akan dikumpulkan oleh perusahaan pengolah limbah untuk didaur ulang.

Berikut ini urutan proses pengolahan limbah dari aki bekas.

Trade In Aki Bekas


PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI
TIMAH DARI AKI BEKAS

1. Uraian Proses Produksi

Aki merupakan komponen pencatu daya dalam kendaraan bermotor. Sampai saat ini komponen utamanya masih terbuat dari logam timbal (Pb) dan belum ada alternatif yang mampu menggantikannya. Sebagai pencatu daya, di dalam aki timbul reaksi kimia sebagai berikut :
Anoda  : Pb(s) + SO4(aq)2- --> PbSO4(s) + 2e-
Katoda : PbO2(s) + 4H+(aq) + SO4(aq)2- + 2e- --> PbSO4(s) + 2H2O(l)
Pb(s) + PbO2(s) + 2H2SO4 (aq) --> PbSO4(s) + 2H2O(l)


Gambar berikut menunjukkan susunan bagian dalam aki.

Gambar1. Komponen di Dalam Aki


Usaha daur ulang aki bekas telah banyak dilakukan oleh industri rumah tangga dan kecil tersebar di berbagai tempat, biasanya tempat-tempat yang terpencil. Industri daur ulang aki jarang yang dilakukan oleh industri skala menengah-besar, hal ini dikarenakan usaha menengah-besar memerlukan biaya mobilisasi pengumpulan aki bekas yang besar untuk memenuhi kapasitasnya sehingga dirasakan lebih menguntungkan menerima hasil daur ulang setengah jadi industri kecil, untuk diproses lebih lanjut menjadi produk murni, maupun bahan baku impor (saat ini dilarang).

Industri daur ulang aki bekas ini apabila tidak ditata dan tanpa penggunaan teknologi yang tepat akan berakibat buruk terhadap lingkungan dan kesehatan manusia dalam pengumpulan, pengangkutan maupun prosesnya. Pencemaran dari usaha daur ulang aki bekas ini adalah :
- Pencemaran udara yang berasal dari asap dan debu yang mengandung logam berat Pb.
- Bau sulfur yang spesifik.
- Limbah cair yang mengandung asam sulfat

Kegiatan daur ulang ini rasanya tidak mungkin dilarang, hal ini dikarenakan daur ulang aki merupakan mata pencaharian dan dirasakan sangat menguntungkan oleh para pendaur ulang. Dilain pihak kesadaran akan bahaya dari racun logam berat timbal (Pb) yang termasuk bahan beracun berbahaya (B3) masih belum disadari oleh kebanyakan masyarakat terutama para pendaur ulang. Oleh karena itu perlu adanya kerjasama masyarakat - pemerintah sehingga terbentuk kinerja daur ulang yang akrab lingkungan.

Daur ulang aki ditujukan untuk mengambil logam timbal (Pb) atau disebut juga ingot dan plastik box, untuk dimanfaatkan kembali. Teknologi yang digunakan juga bermacam-macam dari yang sangat sederhana hingga teknologi tinggi, tetapi pada dasarnya logam timah diambil dengan cara reduksi-oksidasi
(redoks) unsur timbal yang ada di dalam.

Dari proses daur ulang tersebut dihasilkan 2 jenis material yaitu :

1. Logam/Ingot timbal dimanfaatkan oleh :

  • pabrik aki sebagi sel aki baru
  • pabrik cat
  • pabrik tabung TV
  • keramik dan isolasi radio aktif

2. Plastik box dimanfaatkan oleh:

  • pabrik aki
  • pabrik plastik

2. Limbah Yang Dihasilkan

Untuk mengetahui limbah yang dihasilkan dapat dipahami melalui proses yang dipergunakan. Di Indonesia industri daur ulang baik skala kecil maupun menengah lebih banyak menggunakan sistem redoks. Secara umum, skema daur ulang aki dan cemaran yang timbul disajikan dalam gambar berikut :

Gambar 2. Skema Daur Ulang Aki Dan Cemarannya

Sifat-sifat limbah adalah sebagai berikut :

  1. Gas dan bau, cemaran ini berupa gas-gas sisa hasil pembakaran, SO2, debu, Pb dan lain lain.
  2. Padat, berupa slag sisa daur ulang. Slag ini dapat dipergunakan sebagai bahan pengganti pasir maupun batu dalam bahan bangunan.
  3. Limbah cair, limbah cair berupa asam sulfat biasanya limbah ini sudah tercecer di pengumpul maupun sumber.

3. Kesimpulan

Satu aki bekas Anda sangat berperan untuk menjaga BUMI TETAP HIJAU!